Jakarta, Admjkt.sch.id - Pemerintah memutuskan untuk membatalkan rencana penerapan pembelajaran daring yang semula dijadwalkan mulai April 2026. Keputusan ini diambil setelah adanya rapat koordinasi lintas kementerian, dengan pertimbangan utama pada aspek akademik serta pentingnya pembentukan karakter siswa.
Dengan kebijakan ini, kegiatan belajar mengajar akan tetap berlangsung secara tatap muka seperti biasa, khususnya setelah masa libur Lebaran. Pemerintah menilai bahwa pembelajaran langsung di sekolah lebih efektif dalam menjaga kualitas pendidikan dan mencegah terjadinya penurunan capaian belajar (learning loss) pada siswa.
Selain itu, interaksi langsung antara guru dan siswa dianggap sangat penting untuk mendukung pemahaman materi, pembentukan karakter, serta pengembangan keterampilan sosial. Oleh karena itu, pembelajaran jarak jauh maupun sistem hybrid dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak saat ini.
Ke depan, pemerintah akan mengatur lebih lanjut teknis pelaksanaan kebijakan ini melalui surat edaran resmi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Yuk, jangan sampai ketinggalan! 🎓
Pendaftaran siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 sudah dibuka. Cek syaratnya dan langsung daftar sekarang sebelum kehabisan kuota 👇